Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

9/27/2016

Sebersama -ia-

Yang dirindu dari ia adalah tika bersama dalam kerja-kerja cerdas, bersama dalam kesepahaman esesnsi pergerakan..
Ia yang tak terasa helaan nafas pelannya..
Ia yang tak terasa desis suaranya..
Ia yang tak pernah terasa juga sentuhannya..
Namun merasuk dalam bayangan, bahwa ia "baik" dalam tutur kata..
bahwa ia "baik" dalam sambutan awal tika pertama jumpa, tika bersama dalam shaf yang sama..

Kita habiskan canda, tawa, sua dalam obrolan tentang bagaimana cara kita berbuat, tentang bagaimana strategi dalam aksi, tentang masalah yang belum jadi masalah, tentang khawatir yang terlalu kita hiraukan..
kita terjebak bersama, berdua dalam nyaman yang sama..

Kini saatnya engkau memilih jalan yang padanya membuat kita berbeda, membuat kita tak lagi bertegur sapa, tak lagi berbuat dalam aksi..

Dan inilah jalannya
Jalan yang Allah tunjukkan kebesarannya..
Aku banyak belajar darimu, semoga dirimu demikian juga padaku..

Selamat menggenap wahai sahabat sebersama dalam obrolan hangat tentang esensi dari memberi dan kontribusi ..
Aku bahagia untukmu, telah kau temukan separuh diinmu yang tinggal kau hitung harinya..
Semoga dalam fase itu, kau pun tak berhenti memperbaiki diri, dan tetap dalam obrolan hangat kita dalam berkontribusi..
InsyaAllah aku akan menyusulmuu menggenapkan diinku, semoga pilihanku pun kau sukai dan kita sama-sama memperbaiki dalam genap karena Allah
Aamiin ya mujiibassailin

27 Sep 2016, LKC DD Ciputat

9/09/2016

Ini bunda, nak #3

"Aku ingin mendidikmu jauh sebelum engkau dilahirkan..."

Nak, di hari-hari memperbaiki diri ini, begitu deraaas sekali dari setiap ujii. Tiap detiknya bersama dalam pengujian. Pengujian yang dalam khusnudzon bunda, ini adalah cara Allah berbaik hati mendidik bunda.. agar tetap ta'at, agar semakin tsabbat, dan senantiasa shabar..

Hari ini bunda masuk kelas Parenting Nabawiyah Nak, dengan penuh kesyukuran, Allah karuniakan saudara dan saudari yang tiada lepas dari mengingat Allah nak, mendawamkan sunnah Rasulullah, ittiba', ittiba', ittiba', agar meraih cintaNya..seperti dalam surat cintanya -Hingga Allah mencintai kita- QS Al imran : 31.

Kelas Parenting Nabawiyah hari ini melanjutkan materi pekan-pekan lalu tentang -Visi Keluarga Muslim-. Yaa semua berawal dari Visi, pertemuan Ayah bunda tentu juga atas Visi yang sama. Namun lebih jauh tentang Visi, rasanya secara harfiah mungkin terlihat sama arti namun dalam pemaknaan lebih dalam ternyata bisa jadi berbeda Nak. Makanya visi ini harus terus menerus disatukan, apalagi untuk membangun sebuah keluarga, karena peradaban dimulai darinya.

Visi Keluarga Muslim yang diarahkan Allah dalam surat cintaNya ada di Surat Al Furqon ayat 74, At Tahrim ayat 6, dan At tur ayat 21.

Visi yang secara harfiahnya berarti cara pandang terhadap realitas ini, berarti memang harus benar diawal untuk mempersedikit masalah di masa depan. Semoga Visi Ayah dan Bunda sama ya nak, atau bisa saling tarik menarik memperbaiki, mengupgrade visi kebesarannya masing-masing. ^^

Naaak, dari Visi yang Allah arahkan tadi, bunda tariiik Tema Khusus untuk peradaban kitaa..
"Melahirkan Generasi Penakluk Roma"

Kelak dari keluarga kitalah para penakluk itu nak, para jundi pemegang panji-panji haq dan para 'alim ulama' yang membangunkan ummat dari kejahilan.

Namun nak, jika dalam prosesnya ternyata suliit atau terlalu banyak rintangan hingga menyulutkan visi dan niatan kitaa..
Maka jalan keluarnya adalah
-Keyakinan-
Yakin bahwa Allah siapkan jalannya..
Yakin bahwa Allah terangkan tiap gelapnya..
tetap dalam keyakinan padaNya
tsabbat dalam dienNya
seperti Rasulullah yang meyakinkan para sahabat dalam Perang Khandaq, di masa-masa rumiit, paceklik, persediaan makanan habis sampai satu kurma untuk 8 orang, tapi dengan penuh keyakinan Rasulullah menyatakan "bahwa konstantinopel akan ditaklukkan.." dalam arti yang lebih dalam, apabila konstantinopel dapat ditaklukkan, berarti perang khandaq sangaaaaat mungkin dapat ditaklukkan. Sampai 8 Abad setelah perang tsb, konstantinopel dapat ditaklukkan. Modal utamanya -yakiiiin- nak...
InsyaAllah Ayah yang akan terus menerus meyakinkan kitaa, meyakinkan anak-anak Bunda dalam keyakinan penuh pada Allah dan sampai menjadi pantas sebagai seorang jundi ya nak..

Maafkan bunda pabila di kemudian hari dalam pengamalan ternyata tiada kata pantas..
Maafkan bunda yang masih terkukung dalam ego diri banyak mementingkan diri bunda sendiri..
Maafkan bunda dalam cita-cita besar Al umm madrasatul ulaa yang masih jauuuh dari kata sempurna..


"Mendidik Engkau jauh sebelum Engkau dilahirkan, mendo'akan Engkau tika masih dalam sulbi Ayahnya.."
"Hai generasi pembaharu, InsyaAllah Ayah bunda akan terus berjuang memperbaiki diri sampai menjadi pantas memiliki Engkau Nak.."

Pancoran, Fri 9 Sep 2016.

8/27/2016

Ini Bunda, nak #2

Sore ini diluar hujan nak, dalam setiap rintiknya terdapat rahmatNya yang begitu banyak, membasahi bumi dengan penuh suka cita, membanjiri bumi dengan setumpuk kasih sayangNya..
Sore ini diluar hujan nak, dalam hujan ini begitu membuat bunda banyak termenung, tertegun banyak-banyak, sampai tak terasa ia yang bunda tahan akhirnya membasahi pipi..
Sore ini diluar hujan nak, dalam hujan yang banyak membuat bunda berkontemplasi..
Dalam renungan yang banyak terlintas di pikiran, dan banyak menyisakan kenangan dalam ingatan..
Dalam membersamai hujan dengan suara rintiknya dalam penyapaan..
Sungguh bunda banyak terbawa dalam kegelisahan, ketakutan dan banyak kekhawatiran..
kekhawatiran akan dirimu, kekhawatiran akan tumbuh kembangmu, lahir dari rahim bunda yang masiiiih saja berusaha untuk menjadi shalih namun tetap banyak kealpaan.
Maafkan bunda dalam segala dosa dan khilaf di masa lalu yang membuatmu menjadi buruk di kemudian hari..
Maafkan bunda dalam segala khilaf yang tak terasa hingga menjadi khilaf juga bagi dirimu nak..
Maafkan bunda karena engkau lahir bukan dari seorang hamba yang shalihah..
Maafkan bunda nak..

Dan diluar masih hujan nak, ada dalam salah satu syarat mustajabnya do'a adalah saat ini nak..
Allahumma shayyiban naafian (dalam liriiih) juga ampunan atas segala khilaf..
Allahumma shayyiban naafian ..
Maafkan dan ampunkan atas segala dosa dan khilaf ya Rabb..
biar kejahilan ini hanya sampai pada diri saja, tidak sampai pada keturunan-keturunan hamba..
Maafkan dan ampunkan atas segala amanah yang berujung pada khianat yang tiada terasa..
Tsabbit quluuub 'ala dhiinik
Tsabbit quluuub 'ala tho'atik
Teguhkan diri ini atas agamaMu
Teguhkan diri ini atas ketaatan kepadaMu..

*Karena apabila laki-laki yang tidak shalih, hanya berdampak pada istrinya. Namun apabila perempuan yang tidak shalih, yang berdampak adalah anak-anaknya.. bismillah kuatkan dalam perbaikan..

Kuttab Al Fatih, 27 Agustus 2016

12/09/2014

Kumpulan do'a-do'a Nabi

 آدم
Doa Nabi Adam
ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين
[QS. Al A'raf : 23]
 نوح
Doa Nabi Nuh
رب اغفر لي ولوالدي ولمن دخل بيتي مؤمناً وللمؤمنين والمؤمنات ولاتزد الظالمين إلا تبارا
[QS. Nuuh : 28]
 هود
Doa Nabi Hud
إني توكلت على الله ربي وربكم ما من دآبة إلا هو آخذ بناصيتها إن ربي على صراط مستقيم
[QS. Hud : 56]
 أبراهيم
Doa Nabi Ibrahim
رب اجعلني مقيم الصلاة ومن ذريتي ربنا وتقبل دعاء
[QS. Ibrahim : 40]
ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم
[QS. Al Baqarah : 127-128]
 يوسف
Doa Nabi Yusuf
فاطر السموات والأرض أنت وليي في الدنيا والآخرة توفني مسلما وألحقني بالصالحين
[QS. Yusuf : 101]
 شعيب
Doa Nabi Syu'aib
وسع ربنا كل شيء علما على الله توكلنا ربنا أفتح بيننا وبين قومنا بالحق وأنت خير الفاتحين
[QS. Al A'raf : 89]
 موسى
Doa Nabi Musa
رب بما أنعمت علي فلن أكون ظهيرا للمجرمين
[QS. Al Qashash : 18]
رب اشرح لي صدري ويسر لي أمري واحلل عقدة من لساني يفقهوا قولي
[QS. Thahaa : 25-28]
 سليمان
Doa Nabi Sulaiman
رب أوزعني أن أشكر نعمتك التي أنعمت علي وعلى والدي وأن أعمل صالحا ترضاه وأدخلني برحمتك في عبادك الصالحين
[QS. Al Ahqaf : 15]
* أيـــوب
Doa Nabi Ayyub
رب أنى مسني الضر وأنت أرحم الراحمين
[QS. Al Anbiyaa' : 83]
يونـس
Doa Nabi Yunus
لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين
[QS. Al Anbiyaa' : 87]
 يعقوب
Doa Nabi Ya'qub
انما أشكو بثي وحزني إلى الله
[QS. Yusuf : 86]
 محمـد صلى الله عليه وسلم
Doa Nabi Muhammad
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنه وقنا عذاب النار"
[QS. Al Baqarah : 201]
:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:
أدعيه حلـوِْوه مـَُِنٍّ القرآن الكريم
Doa2 indah yang terdapat di dalam Al Quran
تريد ذرية صالحة:
Doa agar mendapatkan keturunan yang sholih
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
[QS. Ali Imran : 38]
رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
[QS. Al Anbiyaa : 89]
خائف يزوغ قلبك:
Doa agar hati tidak dicondongkan kpd Kesesatan
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب
[QS. Ali Imraan : 8]
تريد الشهادة:
Doa agar mendapatkan Syahid
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
[QS. Ali Imran : 53]
شايل هم كبير:
Doa menghilangkan kegundahan yang besar
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
[QS. At Taubah : 129]
تريد تحافظ على الصلاة أنت وذريتك:
Doa agar bisa menjaga sholat
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
[QS. Ibrahim : 40]
تريد زوجتك وعيالك مسخرين لك:
Doa agar istri & anak menjadi penyejuk mata
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
[QS. Al Furqon : 74]
بيت مبارك لك فيه:
Doa agar rumah kita diberkahi
رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِين
[QS. Al Mu'minuun : 29]
تبعد الشياطين عنك:
Doa agar kita dijauhkan dari tipu daya setan
رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ
[QS. Al Mu'minuun : 97]
خائف من عذاب جهنم:
Doa ketika takut siksaan Jahannam
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا
[QS. Al Furqon : 65]
خائف من الله لا يقبل عملك
Doa ketika takut amal kita tidak diterima
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّك أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
[QS. Al Baqarah : 127]
حزين بحياتك:
Doa ketika bersedih dalam hidup
إنما أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّه
[QS. Yusuf : 86]
لا تحرم غيرك من احلى الأدعيهالقرآنيه
Jangan menghalangi saudaramu dari manisnya doa2 di dalam Al Quran ini
نصيحة : استمر في ارسالھا لعلها تكون لك صدقة جارية
Nasehat : teruskanlah pesan ini ke saudara2mu, semoga kelak akan menjadi sedekah jariyah bagimu
〰〰〰〰
Via Sahabat Al-Qur'an
Posted in

Mitsaqon Gholidhon

Alhamdulillah.

Ahad istimewa bagi sepasang anak manusia, yang menggenapkan setengah agamanya. Dua hari lalu, sang calon mempelai wanita mengirimi saya wa.

"Bunda. Sebenarnya pengen ngirim itu ke dia. Tapi yaa gak tau kalau dibaca dia gimana efeknya..heu."

Saya bilang: "Hehehe...kirimkan saja, no problem."

Katanya : "Nggak ah, Bunda saja minta tolong kirimkan, boleh?"

Saya bilang : "Wehehehe... Boleh. Bagaimana redaksinya? Dan... Wani pirrroooooo?"

Dia : *manyun*

Nah, dikirimkanlah ungkapan hatinya.

"Bismillah.

*Apa yang membuatmu yakin*

Kataku, “Tidak ada hal syar’i menolak, proses terjaga, dan yakin bahwa Allah ridho. “

Sedang katanya,”Yang mendorong itu semua ada pada niat. Ya, niat. Memenuhi hak anak saya kelak dan dirasa bisa membantu dakwah kepada keluarga besar saya.”

Semoga, semoga Allah senantiasa mensucikan niat, menjadikannya satu-satunya alasan dalam sebuah fase perjalanan ini.

Semoga, semoga Allah ridhoi. Jika Allah sudah bersama kita, maka adakah dari dunia yang bisa merisaukan? Tak ada.

Proses nikah yang Allah suguhkan ini, sungguh membuatku merasa, Allah sedang memeluk mesra dengan karuniaNya. Tanda cinta pada hambaNya.

Itu yang membuatku tertunduk dalam. Berserah. Dan percaya. Mantap melangkah. Disisi lain, tentu gelisah itu ada. Gelisah atas apa-apa kelebihanmu yang tak kupunyai dan banyaknya kekurangan diri ini.

Juga gelisah apa aku layak untukmu, apa nanti aku mampu menjadi isterimu. Apa nanti aku bisa membuatmu makin dekat dengan Rabbmu."

Inilah jawaban calon suaminya, dikirmkan melalui saya, dan saya forward :

“Pesan sudah saya terima. Semoga Allah memberikan ketenangan dan kemantapan bagi kita.”
(Jujur, forwardernya ikut deg2an membacanya...)

Nah, alhamdulillah...

Mohon maaf mengupload tulisanmu,Azmi Masitha Dentilanda

Pesan itu sungguh indah, dan bisa dijadikan pelajaran bagi siapa pun yang hendak menikah.

Senang melihatmu tersenyum ceria, dengan wajah sedikit gugup dan tangan gemetar... Hehehehe.

Copas Fb Umi kulsum, kak azmi'story :D

11/30/2014

Barakallah

Hari ini ada salah satu kakak kelas Mtsku melangsungkan pernikahan. Buka grup Whatsapp ramai membahas tentang nikah, buka Facebookpun juga orang-orang ramai syekali upload photo, keterangan atau Do'a pernikahan untuk kakak kelasku itu. Bahagia rasanya melihat mereka yang telah mampu naik ke fase yang lebih banyak lagi ujiannya, yaa bahtera rumah tangga. Bahagia rasanya melihat banyak keberkahan di sekelilingnya karena beribu do'a pernikahan dari keluarganya, kerabat, dan para sahabatnya. InsyaAllah Allah rahmati banyak keberkahan dalam rumah tangga yang akan dijalin kedepannya.

Barakallahulaka wa baraka alaika wa jama'a bainakuma fii khoir \^o^/
Posted in

4/15/2014

19 Years Old *Part Two

Alhamdulillahirabbil alamin, segala puji bagi Allah saya persembahkan dari dalam hati saya yang paling dalam karena masih diberi waktu untuk terus memperbaiki diri karena Allah untuk bersiap-siap di dimensi yang lain nanti setelah malaikat israfil meniup sangsakalanya.

Perasaan campur aduk, tumpah ruah beban pikiran, karena sebenarnya waktu saya di dunia ini semakin berkurang setiap detik, menit, jam, hari, tahun.

Tiap detiknya semakin berkurang tapi saya sadar sendiri amal akhirat saya semakin menipis Astaghfirullah.

Allahumma fi khusnul khatimah
Allahumma fi khusnul khatimah
Allahumma fi khusnul khatimah

Kepastian itu sudah ada, tinggal saya mengImani dan selalu mengAmalkan. Allah telah begitu sangat baik juga sangat baik juga sangat baik. Masih menunggu hambanya berserah padaNya, memohon padaNya. Bahkan Allah lebih suka hambaNya yang banyak berdo'a. Maka berdo'alah ;

Ya Allah entah sampai usia berapa hamba di karantina di dunia ini, hamba pinta bimbinganMu selalu, hamba pinta ampunanMu selalu, hamba pinta karuniaMu yang begitu luasnya, hamba ingin lebih mencintaiMu melebihi kadar yang biasa, hamba ingin engkau menjadi mata, mulut, telinga, kaki, dan tangan hamba.

Ya Allah Al-afw, maafkan dosa-dosa hamba yang menggunung tak terhitung lagi juta-juta dosa kecil yang menjadi besar karena terus menerus dilakukan lagi dan lagi Astaghirullah

Ya Allah sungguh hati hambaMu ini sangatlah rapuh, tersesat tanpa petunjukMu, terbelenggu tanpa kasih sayangMu.

Sungguh hamba tak mau menjadi kesia-siaan dengan semakin lama hamba di karantina disini, hamba ingin menjadi orang yang shalih dan dapat bermanfaat bagi hamba yang lain.

Hamba ingin menjadi orang shalih yang menjaga hatinya hanya untukMu, karena Engkau yang mencintai hamba dengan begitu baiknya, MasyaAllah

Ampunilah hamba yang belum menyempurnakan hidayah ini ya Allah, yang belum menyempurnakan cinta ini Ya Allah..

Jadikan hamba seorang hamba yang tak kunjung usai dalam mencintaMu, Shalihun linafsihi wa naafi'un lighairihi, Qowiy, berazzam kuat, dan menjadi hamba yang selalu mengingat akhirat ..

Do'aku di usia yang baru masuk 20 tahun lalu jalan menuju usia 21 tahun, sungguh bukan hal yang mudah untuk sampai disini dengan akhlaq dan amal yang sempurna, bagi saya ini adalah gerbang baru di usia yang tak muda lagi, memperbaiki yang sudah goyah, mempertahankan yang sudah ada, menambah kebaikan untuk yang belum terlaksana.

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang, InsyaAllah di usia 20 ini penuh dengan berkah bagi diri saya dan oranglain di sekitar saya maupun tidak.

 
 

5/01/2013

Alunan Asa dalam Rindu

Aku ingin menatapu tanpa kata
ketika hening tanpa nafsu
ketika semua mata terpejam tanpa rasa
ketika roh terangkat tanpa keluh kesah

Aku ingin meraihmu dengan Cinta-NYA
ketika langkah tertatih dalam luka
ketika air mata adalah jiwa
ketika keyakinan lunturkan luka
air mata dalam pelukan do'a

Dalam diam kuraih indahnya merindu
walau deret tanya dihadapku
adakah engkau menyebut namaku di do'amu ?

Untukmu pendamping syurgaku
aku disini menunggu kabar dari sayap-sayap angin
dalam balutan rasa menantimu
siapa jodohku ?
disaat penantian tertuju suatu
disaat waktu terhenti dalam dekapanmu

Ya Allah jikalau Engkau izinkan hamba mencinta
izinkanlah hamba menata jiwa
agar mampu menjadi insan dalam alur takdirmu
memuliakannya di sepanjang nafasku


#sepuluh



4/20/2013

Surat Cinta seorang Kakak


*Surat cinta seorang kakak untuk aku yang beranjak usia
InsyaAllah akan menjadi reminder ketika kelemahan datang dan futur meradang
Jazakillah khairan katsira atas segala do'a dan semangat yang engkau tularkan padaku
kak Azmi Masitha Dentilanda
Uhibbuki Fillah.*




Untukmu, kuhadiahkan seuntai doa, semoga ia bisa menjagamu
Untukmu, kutitipkan sebuah harap, semoga ia mampu menambah dewasamu
Untukmu, kusandarkan sepotong semangat, semoga sanggup menguatimu
Untukmu, atas cintaku karenaNya, semoga setia merengkuhmu menghamba padaNya

hari ini genap usia 19 tahun. hmm tapi tetap berulang kali kau sebut dirimu masih kecil, padahal jika dihitung-hitung awal Allah membebanimu dengan hukum-hukumNya jika dibanding denganku meski usiaku 21 tahun lebih tua dirimu.

Wah, usia kita terpaut 2 tahun, benar ya? 21-19,,, benar 2 tahun? wah baru nyadar...

Padahal selama ini aku dengan bangga menyebut (aku) 'kakak' saat berbincang denganmu, saat berdiskusi denganmu, saat beraktifitas denganmu, sa..aattt tiap bersamamu... bangga karena entah sejak kapan terhujam dalam bahwa engkau layaknya adikku sendiri. (pede baget ngaku-ngaku saya, untung kamu ga ada kakak kan, klo ada bisa protes dianya hoho)

Tak ada ucapan selamat dariku seperti yang kau ucapkan saat miladku...
Tak ada kado, tak ada kejutan...

Ingin memberimu hal yang beda. Apa itu? itu, yang kusebutkan di paling atas.
Untuk yang pertama biar kubisikkan saja pada Allah ya. Karena kuyakin Ia akan menggenggamnya dan memberikannya untukmu lewat mahabbahNya untukmu.

Untuk yang kedua, sebuah harap, ini bukan semata harapku padamu, namun ini harap kita berdua. Ingin kusampaikan lagi agar mampu menjadi ingatan kita. Harap kita akan umat ini, akan dakwah ini. Insyaallah hubungan kita tidak lagi sebatas teman, sahabat, namun kita adalah patner, teman dalam perjuangan dakwah ini. Kita, dalam satu jalan ini, jalan dakwah. Maka kelak ketika raga saling jauh, jalan ini yang akan setia menghimpun hati-hati kita. Maka adikku, istiqomahlah dalam jalan dakwah ini bagaimanapun kondisimu, apapun rintangan yang menghalaumu, teguhlah di jalan ini. Buatlah sosokmu sebagaimana yang telah lama dirindukan umat. Sosok yang qowi dan dewasa secara tarbawi. Semoga selalu ada kesungguhanmu dalam tiap kemudahanmu, selalu ada keseriusanmu dalam suasana canda (jangan dibalik ya)

Untuk yang ketiga, kutitipkan semangat yang kupunya dan tidak kau punya, agar ia terbang bersama semangatmu yang lain. Saling bertukar di cakrawala. Menggenapi langkah-langkahmu. Memenuhi ruang rapuh dalam ikhtiarmu. Hingga sampailah ia di titik terakhir meraih citamu.

Terima dan simpanlah titipan semangat dari kakak, karena suatu saat ketika kakak yang membutuhkan semangat itu, engkaupun meminjamkannya kembali padaku, pada seorang yang dhoif ini.

Dan terakhir... atas ilmu yang pernah kakak dapat: 'ungkapkanlah rasa cinta pada saudarimu' karena ia bisa menentramkan hatinya dan menguatkan ukhuwah, biar saudarimu tak perlu lelah mencari cinta itu ke sedalamnya hatimu, cukup agar ia menemukan cintamu di permukaannya. Maka persilakan lisan ini dengan sederhana saja untuk berujar: "Uhibbuki fillah, adikku, saudaiku... Syahidah Muthmainnah"

Calon hafidzoh yang dokter, insyaallah

Rq, 16042013 (telat sehari), 0:16am


4/14/2013

Bukan Perpisahan

Astaghfirullahaladzim

Segala dosa dan khilafku semoga Engkau memberi maaf pada hamba pendosa dunia dan sering melupakan Mu .

Ya Rabb, hamba masih berada di tengah kebingungan hati yang teramat berat dan dalam, hati ini entah perasaan hati yang kiri yang bergejolak merasa ada sesuatu yang hilang, karena kemarin aku masih memilikinya, tapi hari ini aku melepaskannya pergi bukan karena tak menyayanginya tapi inilah bentuk kasih sayngku karena melepaskannya, tak mau lebih lama mendhalimi hatiku. Jadi sekarang mulai  beradaptasi dengan tanpa hati yang lain itu, yakin bahwa ini adalah sebaik-baik dari jalan terbaik. Merasa kehilangan sedikit ya wajar, setelah hampir 14 bulan lebih saling memperkuat hati untuk menuju ke tangga pernikahan, tapi karena kami menyadari bahwa proses yang kami lakukan sekarang adalah kesalahan besar, jadi kami bersepakat untuk memisahkan diri masing-masing dan memperbaiki diri sendiri untuk menjadi muslim kaffah.

Syetan mungkin yang terus menerus menyimpan rasa kehilangan di hati ini, syetan tidak tega kita selalu dalam kebaikan.

Ini bukan perpisahan ,tapi justru ini adalah salah satu bentuk kerjasama untuk sarana perbaikan diri masing-masing. Semoga kita mendapatkan sesuatu yang terbaik di jalan kita masing-masing. Dan saling berdo'a juga untuk hal ghaib yang lain yaitu jodoh, semoga kita mendapat jodoh yang terbaik.

Saling menularkan dalam kebaikan .

Dan semoga kita bisa mengikhlaskan masa kemarin yang sudah menjadi sia-sia karena kesalahan kita. Taubatan nasuhalah penebus semuanya.

-teruntuk10februariyangtelahhilang-

Nineteen Years Old

Logiiii,you know ? aku sudah 19 tahun sekarang !

waktu yang cukup lama itu,setidaknya untuk mengumpulkan prestasi-prestasi yang membanggakan dan membuat umi dan bapa tersenyum, tapi rasanya aku jauh dari itu. Setiap waktu ketika ada masalah sekecil apapun itu aku langsung bicara ke umi atau bapa, ya curhat gitulah.. padahal seharusnya bisala nyelsein sendiri, jangan ngerepotin mulu. Kemarin aja aku minta di telpon bapa karena aku mau curhat,pas bapa telpon ternyata bapa lagi ngisi liqo dan bilang ke aku ini darurat atau bisa ditunda ? ya aku jawabnya bisa ditunda,jadi biar nanti aja ngobrolnya. Tapi bapaku tetap aja memprioritaskan aku,love you pak .

Tadi pagi bapak nelpon pas abis pulang ngisi kajian minggu pagi di masjid dekat rumah, dan langsung ngasih sedikit taujihnya, lalu beberapa jam kemudian umi nelpon dengan suara tak biasa dengan nyanyi-nyayi happy brithday to you ke aku, aku bengong sih soalnya lucu udah lama gak denger umi nyanyi-nyanyi gituan hehe. Tapi akhirnya umi ngejelasin kok, bukan ini makna dari ulang tahun. Bukan nyanyi-nyanyi, tadi itu ya menghibur dan biasalah di keluargaku itu semuanya gokil dan suka saling membully #ehh.

Jadi akhirnya umi ngasih nasihat, semakin tua tuh harus semakin merendahkan diri,jangan mengutamakan ego dan emosi, jangan bangga dengan prestasi, pokoknya harus seperti padi. Semakin besar semakin merunduk. Dan nasihat-nasihat yang lain, awas hafalannya, muroja'ahnya, belajarnya, makannya,kesehatannya dan bla bla bla.

Everything lah pokoknya umi sama bapa tuh,intensif banget sekarang ngehubungin aku dan berlama-lama berbincang-bincang tentang apa yang udah di dapet hari ini ? materi apa ? sampei mana hafalannya ? dan juga banyak candaan khas bapakku deh kaya gitu-gitu. Masa coba waktu pas aku mau ngajar kan bapak nelpon terus bilang gini, "Assalamualaikum ini dengan ayahanda, dan ada ibunda dan ada satu lagi anakhonda" maksudnyaaaaaaaaaaaa? bapakku ini apapun jadi bercandaan, pengen doong punya suami yang sikap nya mirip-miriplah sama bapak hehehe

Aduh masa aku sampei di sangka banyak orang kalo aku anak tunggal, enggak yahhhh .. aku itu anak pertama dari tiga bersaudara, adikku cowok dua-duanya. kangeeeeeen kaliaaan dek, kangen ngebully ade bungsu maksudnya hehehe

Banyak PeeR sebenarnya di usia yang semakin tua ini, bukan hanya untuk diri sendiri tapi kontribusi aku buat agama,masyarakat dan negara belum ada yang bergerak cepat, jadi semoga sekarang semakin luwes dalam bergerak dan semakin berpikir jauh ke depan.

Bukan hal tak mungkin bagiku untuk mewujudkan semua dream list yang sudah aku buat, disini aku harus mengeluarkan sifat keras kepalaku. Pantang menyerah dan lurus ajaaaa gak perlu dengerin kata-kata orang yang mencibir dan mencoba menjatuhkan kita.

Yang terpenting sih sebenarnya jadi semakin istiqomah di amalan-amalan harian jadi mutaba'ahnya gak bolong-bolong. Ayoo bermujahadah !

Hafidzah dan sarjana, bukan hal yang tak mungkin kedua gelar itu berbarengan menempel di diriku sebagai bekal kontribusi untuk agama dan negara. Dan tentunya sebagai bekal juga untuk membangun negara kecil dengan sang calon suami yang masih disembunyikan identitasnya oleh Allah.

Maka dari sekarang keep istiqomah, spesifikasikan harapanmu, tentukan tanggalnya, tambah dream listnya,perkuat do'anya yang jauh lebih penting. Karena akan sia-sia jika tanpa do'a.

Ya Rabb, aku belum bisa berbuat lebih untuk negara suci palestina tercinta dan tanah syam suriah. Semoga Engkau senantiasa memberikan Rahmat dan kesabaran untuk mereka,dan semoga kita selalu dalam keadaan bersyukur karena kita dapat hidup lebih tenang daripada mereka yang tiap waktu seperti dikejar oleh kematian.

Ya Rabb,aku belum bisa berbuat lebih untuk orangtua yang telah sangat berjasa dan menjadi yang luar biasa mendidikku dengan cinta. Semoga Engkau selalu melindungi umi, bapak dalam jalan dakwahnya, semoga selalu di lapangkan hatinya,dan semoga umi, bapak mendapat pahala yang besar karena telah membesarkanku dengan sangat baik.

Ya Rabb, untuk Almarhum kakekku H.oni mugni dan Abah supardi, juga Almarhumah nenekku Hj.anah semoga Engkau menempatkan mereka di tempat yang layak dan amalan baik nya diterima.

Ya Rabb,untuk nenekku yang masih menemaniku dan mendo'akan aku di setiap sholat dan sujudnya. Semoga selalu dalam Lindungan Mu, dan diberikan kesehatan untuk menunggu waktu ibadah haji bersama umi dan bapak.

Ya Rabb,untuk adik-adikku yang kucintai, semoga kalian selalu dalam lindungan Nya, dan kita bekerjasama untuk memperbaiki diri, juga membanggakan orangtua kita dan berusaha menjadi kaffah agar bisa ber-reuni di firdaus-Nya kelak Aamin.

Ya Rabb, untuk guruku Almarhum Ustad wawan munawwar mt, Almarhum Ustad opick taufik, Almarhum H.oco, Almarhum H.iing, Almarhum H.edi. Allohummagfirlahu wa'afihi wa'fuanhu.

Ya Rabb, untuk sahabatku nur widyani, yessi yulianti, resha nurdiana, teh syarifah annisa, teh giva, teh hana, teh maulida, mia, anak-anak mandiri2, santri-santri Rumah Qur'an STAN, Liqo FIFA dan Umi lestari. Semoga kita selalu dalam lindunganNya dan selalu menegur dalam kebaikan,saling istiqomah dan berharap kita juga dapat ber-reuni di jannahNya. Aamiin

Mereka yang tercinta dan banyak berpengaruh di setiap detik hidupku,masih banyak lagi yang belum disebutkan satu persatu.

4/11/2013

My Hero

Bapak, malam ini teteh lagi kangen sama bapak dan umi. Kangen yang tiada tara karena kasih sayang kalian begitu kuat sehingga teteh dari jauhpun selalu merasa sangat disayangi bapak dan umi, teteh banyak salah,teteh banyak sekali membuat kalian berdua kerepotan karena sikap teteh, tapi kasih sayang bapak, dan shabar nya umi selalu membuat keras kepala teteh meleleh. 

Teteh merasa jadi anak yang sangat beruntung pak, mi. Didikan kalian berdua yang membuat teteh bisa sekuat ini, dulu sering terpikirkan kenapa teteh berbeda dengan yang lain, disaat anak-anak lain main teteh disuryh ngaji dan ikut umi liqo, seringkali berontak dan tak menuruti petuah umi dan bapak. Sekarang terasa semua nasihatmu sangat bermanfaat di hari-hari teteh jauh dari umi dan bapak. 

Yang paling mengerti sikap teteh, yang menyejukan hati ketika peluk hangat sering bapak lakukan ke teteh, padahal teteh bukan anak kecil lagi tapi teteh selalu menjadi anak kecil di mata bapak. Teteh merasa kehilangan saat-saat peluk hangat, kecup cinta dari bapa dan umi, sekarang teteh jauh dari kalian, teteh bisa apa? Teteh hanya bisa berdo'a untuk kalian berdua pak,mi .. 

Kalian lebih dari seorang pahlawan di hidup teteh, rindu ini semakin kuat dan meringis ketika kita bercanda di telepon, air mataku tak sadar keluar karena rasa kangen yang hanya bisa terbayar dengan hanya mendenga suara kalian saja, teteh memang belum bisa menjadi apa-apa hari ini pak, mi. Tapi teteh janji pasti teteh akan membuat bapak, umi bangga sama teteh. 

Pak, ajaran seorang birokrat yang sering kau terangkan itu menempel disini, di tekad teteh. Teteh pun tertular semangat bapak, jadi da'i gratis untuk umat, jadi penggerak perubahan bangsa, jadi sosok pembaharuan wanita, dan jadi seseorang luar biasa di mata Allah dan bapak, umi. 

Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak, umi dengan jannah Nya, Semoga Allah selalu melapangkan hati bapak dan umi dalam kondisi apapun, semoga Allah selalu melindungi setiap langkah dakwah umi dan bapak, semoga Allah selalu menguatka hati kita untuk terus menegakkan syariatNya di muka bumi ini, dan semoga Allah mengumpulkan kita kembali di firdausNya, do'a terakhir ini yang selalu bapak ingatkan ke teteh supaya sekeluarga reuni di jannahNya Aamiin.. 

*big hug,kiss,kiss,kiss*

Uhibbu fillah

-sm-

Satu

Rabbi aku mengadu berkeluh kesah tiada henti, meminta petunjuk, taufik dan hidayahmu, memohon ampun atas semua laku yang selalu keluar dari syariatmu,atas semua dosa yang sadar dan tak sadar ku lakukan.

sesungguhnya aku takut Ya Rabb, takut jikalau ternyata cintaku lebih banyak untuk umiku,bapaku,saudaraku,dan duniaku. padahal Engkau yang memiliki porsi lebih berat dari siapapun dan dari apapun, aku takut rasa cintaku untuk umi dan bapaku melebihi rasa cintaku padaMu, aku takut takut takut dan takut Ya Rabb.. 

Hati ini belum tertata dengan sangat rapih,hati ini masih tersimpan banyak noktah-noktah dosa,hati ini hitam kelam dan kaku.

Ya Rabb hendak bagaimana Engkau jika aku selalu menduakan,mentigakan,mengempatkanMu.
Ya Rabb hamba ingin hati ini hanya tertuju padaMu, sehingga tiada gelisah dan air mata karena kecewa .
Ya Rabb selalu terangilah jalan hamba untuk menuju padaMu
Ya Rabb perlambatlah waktu hamba di dunia agar dapat menunaikan syariatMu ..
karena hamba tak ingin hanya jadi ahli jannahMu,tapi keluargaMu Rabb ..
percepatlah kedatanganku padaMu jika aku telah memenuhi syariatMu .

-SM-